Bupati Bantul Membuka Workshop Peran Wartawan Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Kabupaten Bantul

Senin 13 Maret 2017 bertempat di Gedung Induk Parasamya Bantul dilaksanakan Workshop Peran Wartawan dalam Pengembangan Desa Wisata dan Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Bantul. Acara workshop tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bantul Drs. H. Suharsono, hadir pula  dalam workshop tersebut Pusat Studi Pariwisata UGM, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Staf Ahli, Tenaga ahli, Kepala OPD dan wartawan yang ada di Kabupaten Bantul.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Bantul Sigit Widodo, SH. dalam sambutannya mengatakan, mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran dan atensinya kepada insan pers dan tamu undangan. Perkembangan wisata di Kabupaten Bantul berkembang sangat cepat, pembangunan fasilitas dan akses wisata, menambah semakin cantik destinasi wisata tersebut.

“Keberhasilan pembangunan di sektor wisata merupakan hasil kerja keras Pemerintah Daerah dan stackholder di bidang pariwisata dan kebudayaan, di samping itu peran insan pers baik cetak maupun elektronik  dalam mendiseminasikan informasi daerah sangatlah patut diapresiasi, “kata Kabag Humas dan Protokol.

Sementara Bupati Bantul Drs. H. Suharsono dalam sambutannnya mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul mengucapkan selamat datang kepada Kepala Pusat Studi Pariwisata UGM atau yang mewakili dan segenap rekan media baik cetak maupun elektronik yang sudah berkenan menghadiri acara workshop ini.

Lebih lanjut Bupati Bantul Suharsono menjelaskan, potensi pariwisata di Kabupaten Bantul cukuplah beragam dan potensial untuk dikembangkan, mulai wisata alam, sejarah, seni dan budaya serta wisata kuliner. “Pengembangan desa wisata diperlukan strategi yang inovatif, kreatif dan bisa menunjukkan identitas serta ciri khas daerah tersebut, “kata Bupati.

Di sisi yang lain Bupati Bantul menyambut baik diadakannya workshop ini, peran wartawan atau media demikian besarnya dalam mempromosikan dan berkontribusi dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Bantul. “Pers merupakan komponen yang dapat mempengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung ke suatu destinasi wisata di Kabupaten Bantul, “ungkap Bupati.

Menutup sambutannya Bupati Suharsono berharap, semoga acara Workshop ini dapat kita jadikan momentum bersama untuk menguatkan sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten Bantul dengan elemen media/pers sebagai langkah strategis dalam membangun dan mempromosikan serta memajukan desa wisata dan destinasi wisata baru di Kabupaten Bantul.

Workshop Pengelolaan Desa Wisata tersebut menghadirkan narasumber dari Pusat Studi Pariwisata UGM yakni Sotya Sasongko, S.Sos, M.Si, dalam paparannya ia menjelaskan seluk beluk dunia pariwisata dari : perancangan dan regulasi kepariwisataan, pokok-pokok pembangunan pariwisata dan perancangan program pendukung kepariwisataan, pemasaran, kelembagaan desa wisata, mewujudkan pelayanan yang prima, pengelolaan destinasi wisata, pengembangan kerjasama antar desa wisata dan peran pers dalam pengembangan wisata dan destinasi wisata baru.

Lebih lanjut Sotya Sasongko dalam paparannya menyebutkan peran pers antara lain: menyampaikan berita tentang desa wisata dan destinasi wisata baru di Kabupaten Bantul, memberikan kontribusi secara maksimal wisata Bantul dikenal turis dalam negeri atau mancanegara, memberikan nilai positif tentang destinasi wisata di Kabupaten Bantul, memberikan kontrol sosial terhadap dampak buruk akibat kegiatan pariwisata dan mendorong terwujudnya sinergi pemerintah, swasta dan masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Bantul.(rch)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *